Keberadaan sekolah sebagai salah satu bagian hidup dari anak2 masa kini tidak perlu dipertanyakan lagi. Tapi apakah sekolah dapat menghadirkan atmosfir yg tepat bagi perkembangan fisik dan mental anak2?
Saat ini, perkembangan metode pendidikan telah menghadirkan perubahan yg cukup radikal pada status dan fungsi sekolah. Apabila dahulu sekolah hanya bertindak sebagai tempat menerima ilmu, kini sekolah telah berubah menjadi tempat pertukaran ilmu, baik bagi murid maupun guru, dan sebagai tempat siswa menyalurkan bakat dan ekspresi serta inovasi. Dengan berbagai sarana seperti ekskul, OSIS maupun perkumpulan murid, sekolah secara jelas telah menjadikan atmosfir belajar mengajar menjadi lebih mengasyikkan bagi para murid. Baik dengan metode pengajaran maupun dengan materi2 yg dikemas dengan baik.
Selain itu, sekolah pun sudah membuktikan slogan "rumah kedua" dengan baik. Dengan segala fasilitas maupun suasana yg ada, slogan itu kini bukan hanya sekedar basa basi saja. Sekolah sudah mampu memenuhi segala kualifikasi yg diperlukan untuk melangsungkan kegiatan KBM dengan memposisikan diri sebagai rumah bagi murid2, yg akan memberikan kondisi yg sehat secara psikologis bagi murid2nya.
Adapun, keberadaan sekolah sebagai rumah kedua memberikan kepercayaan diri pada murid2nya, dengan cara memberikan suasana kekeluargaan diantara guru dan murid2nya, serta sikap saling menghargai pendapat yg memberikan keberanian pada murid2nya untuk mengutarakan pendapat, berdiskusi, memberi kritik atau saran, bahkan untuk saling introspeksi diri akan kekurangan maupun kesalahan masing2.
Seluruh perkembangan yg terjadi pada sekolah saat ini membuahkan hasil yg baik. Murid2 tidak lagi takut akan sekolah. Akhirnya, murid2 dapat berkata,"Senangnya bisa kembali ke sekolah!".